Selasa, 13 Maret 2012

Malam

Terdiam merunduk malu
Kala malam menganiaya diri ini
Sa’at rembulan mentertawakan keada’n qu
Terasa tercabik-cabik hati ini
Bagai terkelupas pedih kulit kehidupan qu
Malam….
Membungkam lidah&bibir
Hingga qu tak mampu menguntai kata
Selalu membawa qu ke suasana kesedihan
Kau penjarakan aq dalam sekat kesepian
Membuat air mata mengalir tanpa sisa
Malam….
Kau kisos secerca cahaya dengan kegelapan
Kau semanyamkan diri qu dalam lorong kesunyian
Mengapa kau peluk erat aqu…..?????
Lepaskanlah aqu&biarkan diri qu tuk melangkah…
Malam berilah sepercik kebijakan untuk qu
Dengarlah rintihan hati ini berkata
Biarkanlah sekejap saja aqu tuk memeluk kebahagia’n
Sebelum maut menjemput qu……
Malam….kejam nya kau malam…..

Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2011/01/malam.html#ixzz1oDQJl7px
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar